Panduan Teknologi Penuh Inspirasi

 


Plugin-plugin Mutakhir WordPress 2017

0
Posted June 2, 2017 by Joko Nurjadi in Know How

 

WordPress adalah CMS (Content Management System) terpopuler saat ini. Namun tanpa plugin yang tepat, hasil website yang Anda buat akan terlihat newbie.

Kemampuan WordPress tidak perlu disangsikan lagi, dikenal oleh banyak web developer, jutaan website telah dibuat dengan WordPress. Apa sih keunggulannya? Anda mungkin sudah mengetahuinya. Antara lain dukungan komunitas yang besar, berbagai pilihan theme menarik, plugin yang tidak ketinggalan zaman, mendukung banyak fitur, dan kemudahan kustomisasi bagi para programmer melalui WordPress Codex.

Plugin

Pada artikel ini kita akan fokus pada pembahasan penggunaan plugin saja. Memilih plugin adalah seni tersendiri karena tidaklah bijak jika Anda meng-install plugin secara sembarangan. Terlalu banyak plugin dapat membunuh website Anda. Artinya website Anda dapat menjadi lambat, error, atau mengalami berbagai masalah lainnya.

Sangat disarankan Anda mendownload dan menggunakan plugin dari website resmi WordPress atau disebut plugin directory, dengan alamat di https://wordpress.org/plugins/ (Gambar 1). Seperti tertulis, saat ini terdapat lebih dari 49 ribu lebih plugin yang tersedia pada plugin directory WordPress. Ingat bahwa mendownload plugin dari website yang tidak jelas sumbernya sangat berisiko mengandung script berbahaya.

Mari mulai membahas beberapa plugin mutakhir berikut ini.

Jetpack

Salah satu plugin terpopuler WordPress adalah Jetpack yang terlihat pada halaman utama plugin directory. Plugin ini dibuat langsung oleh developer-developer WordPress.com sehingga kompatibel dengan WordPress terbaru. Jika Anda meng-install Jetpack dan tidak dapat mengaktifkan (activate) plugin ini, ada kemungkinan Anda harus mengupdate versi WordPress yang Anda gunakan yang dapat Anda dapatkan melalui WordPress.org atau melalui fitur update melalui dashboard WordPress.

Gambar 2 adalah plugin Jetpack setelah diaktivasi.

Gambar 2. Plugin Jetpack.

Untuk menggunakan Jetpack, Anda harus memilliki akun di WordPress.com yang nantinya akan terintegrasi dengan website Anda. Hal ini sangat membantu Anda menggunakan fitur-fitur Jetpack tanpa mengorbankan resource hosting dari website Anda sendiri, karena resource akan disediakan oleh WordPress.com. Misalnya untuk menyimpan data statistik ataupun penggunaan fitur tertentu.

Setelah melakukan instalasi Jetpack, maka melalui dashboard WordPress, Anda akan diarahkan untuk terkoneksi dengan Jetpack seperti pada Gambar 3. Pada contoh ini website yang menggunakan plugin Jetpack adalah www.virusindonesia.com. Maka proses selanjutnya akan terlihat seperti pada Gambar 4 yang menunjukkan proses koneksi selesai, dan Gambar 5 yang menunjukkan bahwa website virusindonesia.com telah terhubung ke akun pada dashboard WordPress.com untuk pengaturan lebih lanjut.

Gambar 3. Koneksi ke Jetpack.

 

Gambar 4. Proses koneksi selesai.

Gambar 5. Website terkoneksi dengan dashboard WordPress.com.

Berikutnya Anda akan diarahkan pada dashboard Jetpack tersendiri pada WordPress.com sesuai akun Anda. Di sini akan terlihat fitur-fitur Jetpack yang dapat dikustomisasi pada Gambar 6. Walaupun sebagian fitur pada Jetpack berbayar, tetapi beberapa fitur gratis yang ditawarkan Jetpack juga berkualitas.

Gambar 6. Fitur-fitur Jetpack.

Berikut beberapa fitur JetPack yang dapat digunakan gratis:

  • Notifikasi untuk komentar dan like.
  • Mendukung JSON API.
  • Website statistik.
  • Berbagi konten ke sosial media.
  • Otomatisasi sosial marketing.
  • Mendukung komentar melalui berbagai sosial media.
  • Mendukung like dan subscription pada post.
  • Mendukung gravatar.
  • Menampilkan related post.
  • Sitemap.
  • Proteksi login.
  • Monitoring website jika down.
  • Mempercepat gambar/foto.
  • Custom CSS.
  • Mobile theme.
  • Dan masih banyak lagi.

Anda bisa saja menggunakan fitur-fitur tersebut dari plugin lain, namun bandingkan berapa banyak plugin yang harus Anda install secara tersendiri untuk mendapatkan semua fitur yang disediakan Jetpack.

Jetpack telah mempersiapkan fitur all-in-one mutakhir untuk website Anda, dan tentunya karena dikembangkan oleh WordPress.com sendiri, maka kualitas dan kompatibilitasnya dapat diandalkan.

Yoast SEO

Tool SEO yang baik akan memudahkan pemilik website dalam menggunakannya, tidak melalui proses yang rumit dan seharusnya dapat dengan mudah dipahami. Terdapat cukup banyak plugin seputar SEO di plugin directory WordPress, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya, penilaiannya pun bisa jadi sangat subjektif.

Pilihan plugin SEO kali ini dijatuhkan pada Yoast SEO. Saat Anda menginstall dan mengaktifkan Yoast SEO, maka plugin ini secara otomatis akan mendeteksi permasalahan mendasar yang ada seputar SEO pada website Anda, contoh seperti terlihat pada Gambar 7 yang menampilkan 3 notitification. Baca dengan seksama dan ikuti instruksi dari Yoast SEO agar setidaknya plugin Yoast SEO terkonfigurasi dengan benar dan siap bekerja. Yoast SEO akan memandu Anda untuk melakukan pengaturan seperti contoh Gambar 8.

Gambar 7. Plugin Yoast SEO.

 

Gambar 8. Konfigurasi.

Tanpa konten berkualitas, website Anda tidak akan berarti walaupun memiliki plugin SEO yang mengagumkan. Karena itu diperlukan kreativitas Anda untuk membuat dan mengembangkan konten. Tugas plugin SEO adalah menyediakan berbagai fitur mendukung agar konten tersebut mudah tampil di search engine. Dengan Yoast SEO, Anda dapat dengan mudah melakukannya.

Pada postingan yang Anda buat, Yoast SEO akan menganalisis konten dan memberikan saran perbaikan. Lihat contoh pada Gambar 9.

Gambar 9. Analisis konten pada Yoast SEO.

Gambar 9. Analisis konten pada Yoast SEO.Seperti terlihat, salah satu saran adalah Yoast SEO menyarankan setidaknya terdapat satu subheading pada konten. Namun Yoast SEO juga menuliskan hal baik yang telah terdapat pada konten, misalnya tidak ada paragraf yang terlalu panjang. Usahakan memenuhi semua kriteria Yoast SEO yang ditampilkan, dengan demikian konten Anda akan lebih mudah untuk merajai search engine.

Fitur lainnya adalah snippet preview yang mengizinkan Anda mengubah tulisan snippet saat website Anda tampil di search engine. Anda dapat menentukan sendiri meta description, focus keyword, dan lain-lain. Lihat pada Gambar 10.

Gambar 10. Snippet Preview.

Disqus Comment System

Disqus adalah sebuah plugin yang menyediakan layanan untuk visitor website memberikan komentar pada artikel. Bukankah fitur ini sudah ada secara default? Benar, tetapi Disqus menawarkan berbagai fitur yang berbeda seperti yang akan kita bahas. Banyak website yang memiliki reputasi baik menggunakan Disqus, antara lain IGN (www.ign.com), Rolling Stone (www.rollingstone.com), dan masih banyak website lainnya.

Setelah menginstall Disqus, mungkin Disqus akan meminta Anda untuk melakukan upgrade database seperti pada Gambar 11.

Gambar 11. Upgrade database Disqus.

Selanjutnya Anda akan diarahkan untuk memasukkan username dan email profile Disqus (Gambar 12). Jika Anda belum memiliki akun Disqus, klik link (don’t have a Disqus Profile yet?) dan ikuti proses pembuatan profile Disqus. Cara lain adalah dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu di disqus.com, lalu mengatur plugin Disqus pada WordPress Anda.

Gambar 12. Instalasi Disqus Comment.

Tampilan Disqus saat user memberikan komentar terlihat seperti pada Gambar 13.

Gambar 13. Komentar pada Disqus.

Untuk memoderasi dan mengatur Disqus, Anda dapat melakukannya di akun Disqus. Beberapa fitur Disqus adalah:

  • Mengizinkan atau tidak mengizinkan komentar dari akun anonim.
  • Engine anti spam yang baik.
  • Berkomentar melalui akun sosial media lainnya.
  • Google dapat mengindeks komentar Disqus. Sehingga peringkat pencarian komentar Disqus dapat diandalkan.
  • Gratis!
  • Dan masih banyak lagi.

Contact Form 7

Plugin lainnya yang nyaris dapat dibilang wajib adalah Contact Form 7. Sesuai namanya, plugin ini berfungsi untuk menampilkan form kontak. Memang sederhana, namun hampir semua website membutuhkannya sebagai salah satu bentuk komunikasi seperti terlihat pada Gambar 14.

Gambar 14. Contact Form.

Pada Contact Form 7, Anda dapat mendefinisikan berbagai field yang Anda inginkan, misalnya Nama Depan, Nama Belakang, email, komentar, captcha, dan seterusnya. Gambar 15 menunjukkan contoh pembuatan form baru melalui dashboard WordPress. Seperti terlihat, Anda bahkan dapat memilih Generate Tag dan membuat berbagai jenis field seperti drop-down menu, checkboxes, radio buttons, dan lain-lain.

Gambar 15. Membuat form baru dengan Contact Form 7.

Komprehensif

Plugin memegang peran fungsional pada sebuah website dan hal ini menjadi hal yang sangat penting. Kendati demikian, Anda tidak dapat meremehkan faktor lainnya seperti theme atau alur bisnis website misalnya, mencakup perencanaan marketing, creative content, dan lain-lain. Website yang mampu mengisi masing-masing faktor tersebut dengan baik akan memperoleh hasil yang diharapkan.

Referensi:

 

(Visited 155 times, 1 visits today)

Share artikel ini melalui:
Share on Facebook2Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone

About the Author

Joko Nurjadi
Joko Nurjadi

... just another name and form.

Latest
 
 

Read more:
Lenovo VIBE P1m Hadirkan Kapasitas Baterai Super Besar

Lenovo kembali meluncurkan seri terbaru dari produk smartphone-nya yakni Lenovo VIBE P1m. Smartphone ini masuk dalam kategori Big Baterry phone karena hadir...

Close