Panduan Teknologi Penuh Inspirasi

 


Google Pilih YI HALO, Tinggalkan GoPro

0
Posted June 6, 2017 by Denie Kristiadi in Gadget

Pada ajang Google I/O 2015 lalu, setelah mengumumkan Cardboard, Google merilis Jump. Pada saat dirilis, Jump perangkat kerasnya menggunakan GoPro Odyssey, sebuah alat melingkar besar yang berisi 16 kamera GoPro. GoPro Odyssey dimaksudkan untuk membuat rekaman 360 derajat untuk keperluan VR. Tapi jangan terlalu terkejut jika belum ada banyak berita dari Google tentang Jump. Beberapa tahun sejak diumumkan, memang belum ada berita lebih lanjut mengenai Jump.

Setelah sekian lama, Jump akhirnya hadir kembali dengan peningkatan pada sisi perangkat keras, dan bersamaan dengan itu, Google mengumumkan YI HALO serta program baru Jump Start untuk akses gratis ke kamera dan perangkat lunak.

GoPro Odyssey membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk hadir setelah diumumkan di I/O 2015. Bahkan setelah diperkenalkan, Odyssey tidak pernah dirilis untuk konsumen, dibutuhkan pendaftaran dan persetujuan dari Google sebelum Anda dapat memiliki Odyssey dengan harga USD15000. Memang masih harus dilihat apakah YI HALO akan mengalami masalah eksklusivitas yang sama, namun saat ini dengan lebih dari satu opsi yang tersedia untuk menggunakan teknologi Jump Assembler Google, sepertinya ekslusivitas bukan lagi kendala.

YI HALO kelihatannya jauh lebih canggih daripada GoPro Odyssey. HALO memiliki baterai yang dapat bertahan hingga 100 menit, pilihan resolusi tambahan 8K pada 30FPS, atau 5.7K pada 60FPS, desain tahan banting yang lebih ringan dan lebih kokoh, kontrol antarmuka terintegrasi, dan kontrol berbasis Wi-Fi serta preview video melalui aplikasi dan remote Bluetooth terpisah.

Teknologi di balik cara Jump menggabungkan gambar cukup keren. Dengan program Jump Start yang baru, calon sutradara dan pembuat film akan memiliki akses yang lebih mudah dan lebih murah ke teknologi ini, dan nantinya mungkin akan ada lebih banyak media berkualitas tinggi yang dibuat dengan format Jump.

(Visited 39 times, 1 visits today)

Share artikel ini melalui:
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone

About the Author

Denie Kristiadi
Denie Kristiadi


Latest
 
 

Read more:
Mengungkap “Forged Cookies” yang Mengincar Pengguna Yahoo

Latar Belakang Baru-baru ini, Yahoo mengeluarkan peringatan baru mengenai pembobolan data yang baru saja terjadi: http://www.cnbc.com/2017/02/15/yahoo-sends-new-warning-to-customers-about-data-breach.html Berdasarkan keterangan Yahoo, forged...

Close