Panduan Teknologi Penuh Inspirasi

 


Bagaimana Mempercepat Waktu Booting Pada Komputer dan Laptop

0
Posted May 27, 2017 by Fajar Anggiawan in Tips

Mengapa komputer Anda sangat lambat ketika proses startup?

Perlu diketahui, jika waktu booting pada Windows seharusnya berlangsung dengan cepat meskipun Anda menggunakan Windows 7, 8 atau 10.

Apa yang telah Anda lakukan ketika menggunakan komputer sebenarnya dapat membuat performa komputer menurun secara perlahan. Penyebab utama waktu booting yang lama yaitu:

  • Driver baru. Driver merupakan bagian yang mengontrol kerja perangkat hardware di dalam komputer. Sebagai contoh, driver memastikan chip suara dapat berfungsi untuk memainkan MP3 dan video YouTube dapat memiliki suara. Jika driver tidak bekerja dengan baik maka efek yang ditimbulkan yaitu waktu booting menjadi lama.
  • Aplikasi. Semakin banyak aplikasi seperti PhotoShop atau iTunes yang Anda instal maka akan semakin lambat performa komputer. Hal ini dikarenakan adanya aplikasi yang dijalankan pada start-up atau service secara otomatis setiap Anda menghidupkan komputer. Beberapa aplikasi dapat ditemukan di bagian taskbar , ada juga yang tidak terlihat.

  • Update baru. Banyak aplikasi yang memeriksa update terbaru dari produk ketika Anda menghidupkan komputer. Bahkan Microsoft terkadang memberikan update kumulatif atau baru (Windows 10) yang dapat membuat waktu booting menjadi sangat lama.
  • Malware: virus, trojan, spyware dan jenis aplikasi berbahaya lainnya dapat membuat waktu booting sangat lama dibandingkan komputer baru. Jadi, pastikan Anda menjalankan aplikasi antivirus yang ter-update.

Untuk mencari tahu faktor apa yang membuat komputer memiliki waktu booting yang lama, Anda dapat menggunakan aplikasi internal Windows bernama Event Viewer. Aplikasi ini mendokumentasikan seluruh semua aplikasi berjalan ketika waktu booting sehingga Anda juga dapat menonaktifkan penyebab lamanya waktu booting melalui Windows startup manager atau Task Manager.

Memanfaatkan semua aplikasi internal Windows dapat menyulitkan karena Anda harus memeriksa satu per satu untuk mendapatkan yang diinginkan. Anda dapat melakukan hal ini dengan mudah melalui start-up manager yang lebih canggih seperti AVG TuneUp yang dapat memberikan informasi  dari semua aplikasi yang berjalan di start-up dan memberikan kemudahan untuk menonaktifkan penyebab waktu booting menjadi lama dengan beberapa klik.

Kami menjelaskan kedua metode tersebut di bawah ini.

Cara manual yang memerlukan keahlian

Bagi Anda yang ingin menggunakan aplikasi sistem admin untuk menemukan cara agar waktu booting menjadi cepat maka Anda harus mengenali komputer lebih dekat. Prinsipnya yaitu Anda harus:

Mengidentifikasi waktu booting yang lama

Tahan tombol WINDOWS di keyboard dan tekan R.  Kombinasi tombol ini akan menampilkan menu Run:

Ketik Eventvwr.msc dan klik OK. Uraikan folder berikut: Applications and Services Logs, Microsoft, Windows, Diagnostics-Performance dan Operational.

Perhatikan event ID dengan nama 100 yang menunjukan berapa lama komputer menghabiskan waktu untuk booting.  Berdasarkan contoh yaitu 35 detik. ID 101menunjukan aplikasi apa saja yang memperlambat waktu booting komputer Anda.

Di sini kita dapat melihat aplikasi NVIDIA membutuhkan waktu 6,5 detik untuk dapat aktif. Durasi ini 1,5 detik lebih lama dibandingkan waktu booting sebelumnya sehingga jelas ada hal yang tidak benar. Aplikasi NVIDIA ini  memberikan pilihan grafis yang lebih bervariasi sehingga dapat diandalkan untuk bermain game. Di dalam banyak kasus, Anda tidak membutuhkannya pada saat startup sehingga Anda dapat dengan aman menonaktifkannya dengan menggunakan startup manager internal.

Untuk melakukannya, tahan tombol WINDOWS dan tekan R kembali. Kali ini, ketik msconfig, tekan ENTER dan pilih menu Startup. Sekarang Anda dapat menghilangkan tanda centang pada daftar startup atau jika Anda menggunakan Windows 8 atau 10, buka Task Manager  dan klik kanan pada daftar startup untuk menonaktifkannya.

Sayangnya, seperti yang Anda lihat, ada banyak daftar startup yang harus Anda analisa secara manual untuk menentukan apakah startup tersebut penting atau tidak. Namun, ada cara yang lebih mudah.

 

Cara otomatis dan mudah

Dengan menggunakan Event Viewer dan aplikasi klasik “msconfig” mungkin dapat bekerja dengan baik untuk melakukan yang diinginkan namun cara ini tidaklah mudah dilakukan serta tampilan yang rumit. Jadi, Anda membutuhkan waktu yang relatif lama untuk melakukan ini semua.  Oleh karena itu, kami membuat cara yang lebih mudah untuk menonaktifkan aplikasi yang memperlambat waktu booting pada komputer. Fitur ini merupakan bagian utama dari AVG PC TuneUp (silahkan mencoba versi percobaan dan buktikan sendiri).

  1. Sekali Anda menjalankan AVG PC TuneUp, masuklah ke bagian Speed Up dan lihatlah pengukur nilai total optimalisasi.

Anda seharusnya melihat potongan dari pengukur yang mengatakan Disable startup program. Dengan mengklik tombol Show maka akan menampilkan informasi mengena seluruh aplikasi yang berjalan pada startup yang membuat komputer menjadi lambat termasuk apakah aplikasi tersebut termasuk penting atau hanya bersifat opsional. Bahkan, bukan nama file panjang yang membingungkan, aplikasi ini menampilkan nama produk seperti Microsoft Office  atau Skype serta menyorot aplikasi yang baru saja terinstal.

  1. Geser opsi untuk menonaktifkan. Mudah bukan?

 

Sekarang tips, tambahan.

Upgrade ke Windows 10

Jika Anda masih menjalankan Windows Vista, 7 atau 8, kami menyarankan Anda untuk beralih ke Windows 10. Di dalam banyak kasus, sistem operasi terbaru ini telah dikembangkan agar memiliki waktu booting lebih singkat beberapa detik dibandingkan pendahulunya.

Gunakan SSD atau laptop dengan media penyimpanan yang cepat

Jika Anda ingin memiliki komputer baru, pastikan Anda menggunakan media penyimpanan yang cepat seperti SSD (Solid State Drive) bukan harddisk biasa yang sudah kuno. Komputer dengan SSD akan lebih cepat termasuk ketika membaca data hampir secara instan. Perbedaan waktu booting antara SSD dengan harddisk biasa adalah ibarat siang dan malam. Jadi, menggunakan SSD sepertinya menjadi hal utama yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi waktu booting.

Saat ini, harga komputer yang semakin menurun berarti  laptop kelas low-end pun seharusnya dibekali dengan SSD. Jika Anda mengerti teknologi dan berani, Anda juga dapat membeli SSD terpisah dan memasangnya sendiri di komputer atau laptop.

Sumber: Sandro Villinger, Avast.

(Visited 350 times, 1 visits today)

Share artikel ini melalui:
Share on Facebook1Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone

About the Author

Fajar Anggiawan
Fajar Anggiawan

stream to bytes

Latest
 
 

Read more:
TP-Link Bekerjasama dengan PC Media Untuk Industri Jaringan Indonesia

PC Media selaku media IT di Indonesia berkomitmen dengan salah satu vendor perangkat jaringan terbaik dunia yaitu TP-Link untuk mengembangkan...

Close