Panduan Teknologi Penuh Inspirasi

 


Ambisi Intel Lenyapkan x86 Pupus Sudah

0
Posted May 31, 2017 by Denie Kristiadi in News

Ketika Intel meluncurkan prosesor Itanium pertamanya pada tahun 2001, prosesor ini memiliki harapan yang sangat tinggi: chip 64-bit tugasnya hanya satu, yakni membunuh arsitektur x86 yang telah mendominasi PC selama lebih dari dua dekade. Namun, rencana tersebut tidak berjalan dengan baik, dan Intel secara resmi menghentikan proyek ini.

Prosesor Itanium seri 9700 akan menjadi model terakhir yang dirilis. HPE, perusahaan yang dibangun HP, yang sebelumnya juga menjadi bagian dari pembuat prosesor Itanium, akan menjadi pelanggan terakhir. Server Integrity i16 akan mendapatkan perangkat keras yang telah ditingkatkan.
Berita tersebut menandai akhir dari sebuah kisah yang penuh gejolak. Itanium seharusnya menjadi pengganti platform x86 yang menempatkan Intel ke era 64-bit. Itanium pertama kali ditujukan untuk server kelas atas dan workstation, dan direncanakan pada akhirnya menjadi prosesor untuk PC rumahan. Sayangnya rencana tidak berjalan mulus.

Chip Itanium generasi awal penuh dengan masalah, dan AMD membuyarkan rencana Intel dengan meluncurkan prosesor x86 64-bit. Mengapa membeli Itanium saat Anda bisa mendapatkan banyak manfaat teknologi 64-bit tanpa harus membuang perangkat lunak yang ada? Kemudian Intel merespons dengan chip x86 64-bit miliknya sendiri, dan dengan cepat mengambil alih pasar server karena Itanium tetap menjadi pilihan.

Sayangnya semua usaha yang dilakukan Intel tidak mendapat dukungan luas yang dibutuhkan Itanium untuk bertahan. Microsoft tidak lagi mendukung Itanium pada Windows sejak tahun 2010 lalu, dan HP melangkah lebih jauh dengan menuntut Oracle agar tidak melakukan pengembangan perangkat lunak pada tahun 2011. Salah satu pendirinya sendiri yakni Intel memberikan energi porsi lebih besar ke prosesor Xeon yang jauh lebih baik dari Itanium.

Bagusnya, HPE mengatakan bahwa mereka akan menawarkan “wadah” berbasis Linux yang memungkinkan Anda menjalankan perangkat lunak Itanium di server x86, sehingga akan relatif mudah bagi perusahaan untuk berpindah arsitektur dari 64-bit ke x86.
Pembatalan proyek Itanium menunjukkan betapa Intel telah berubah dalam 16 tahun terakhir. Dimana raksasa chip itu pernah terobsesi menguasai dunia komputasi berkinerja tinggi, dan sekarang sedang mencoba menguasai pasar PC.

Mengapa menuangkan sumber daya ke dalam CPU server saat masa depan fokus pada drone, perangkat keras dan Internet of Things? Meskipun chip server tidak akan segera hilang dalam waktu dekat, Intel jelas memiliki cara yang lebih baik untuk menghabiskan uangnya.

(Visited 219 times, 1 visits today)

Share artikel ini melalui:
Share on Facebook1Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone

About the Author

Denie Kristiadi
Denie Kristiadi


Latest
 
  • Huion H640 H950
 

Read more:
Analisa Avast terhadap Insiden Cyber pada Deutsche Telekom

Setelah serangan yang menginfeksi hampir sejuta konsumen dari Deutsche Telekom, Pavel Šrámek selaku Malware Analyst di Avast memberikan tanggapan secara...

Close