Panduan Teknologi Penuh Inspirasi

 


Demi Menunjang Indonesia Broadband Plan, MASTEL Mengajak Seluruh Pemangku Kepentingan Memerangi Cybercrime

0
Posted August 21, 2015 by Joko Nurjadi in News
  • Selagi Penerapan Indonesia Broadband Plan masih terus berjalan, MASTEL mengajak seluruh stakeholders untuk duduk bersama dan berdiskusi mengenai cara yang efektif untuk mengatasi ancaman cybercrime
  • National Broadband and Cyber Security Symposium yang diselenggarakan oleh MASTEL tahun ini ditujukan untuk menjawab isu-isu yang ada, seperti bagaimana mengatasi cybercrime dan bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusia

Direct Release Jakarta, 19 Agustus 2015 – Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) telah menjalankan program 5 tahunan Indonesia Broadband Plan di tahun 2014, dan berhasil mendapat sambutan positif dari publik. Untuk Indonesia Broadband Plan, pemerintah telah menginvestasikan Rp 28 triliun dalam menyiapkan jaringan broadband hingga pelosok Indonesia dalam rangka penerapan sistem online e- Governance, e- Health, e-Education, e-Procurement, dan e-Logistics. Diharapkan, begitu sistem online ini terhubung akan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi yang memungkinkan perkembangan sektor industri nasional. Meskipun mendapat respon yang sangat positif, MASTEL mencatat penerapan Indonesia Broadband Plan bukanlah tanpa tantangan. Menjadi terkoneksi secara digital, membuat Indonesia menjadi rentan terhadap serangan cybercrime. Selain itu, perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mengadaptasi teknologi terkini merupakan isu yang saat ini tengah berkembang dan perlu diatasi.

Data yang didapat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan bahwa Indonesia adalah sumber serangan cybercrime terbesar di dunia selama triwulan ketiga tahun 2013, dengan 42.000 korban yang teridentifikasi per harinya. “Sudah sangat jelas bahwa semua pemangku kepentingan harus duduk bersama dalam mengatasi masalah ini. MASTEL mengajak semua pemangku kepentingan untuk duduk bersama dan berkolaborasi untuk menjawab isu ini, mengidentifikasi bagaimana kondisi saat ini dan apa yang perlu diperkuat. Upaya kolaboratif akan menghasilkan pendekatan yang efektif dan efisien.” Ucap Kristiono, Ketua Umum MASTEL dalam kick-off press conference Indonesia Infrastructure Week 2015 hari ini di Jakarta.

Hambatan terbesar dari penerapan Indonesia Broadband Plan adalah cybercrime. Data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Indonesia telah mengalami serangan sebanyak 36.6 juta kali. Beberapa serangan dapat berbentuk pemalsuan kartu kredit, pemalsuan identitas secara online dan serangan terhadap website. ”National Broadband and Cyber Security Symposium adalah momen yang paling tepat untuk membahas cara mengatasi isu ini,” tambah Kristiono.

MASTEL akan menggelar National Broadband and Cyber Security Symposium (NBCSS) di Indonesia Infrastucture Week, yang akan dilaksanakan di Jakarta Convention Centre tanggal 4-6 November 2015. NBCSS merupakan forum antar pemangku kepentingan yang mempertemukan antara pejabat pemerintah dan pihak swasta yang bergerak di bidang teknologi, sebagai ajang diskusi yang detil mengenai langkah-langkah kedepan yang harus dilakukan untuk memastikan Indonesia yang telrkoneksi secara digital akan aman bagi masyarakat. Simposium ini akan mendiskusikan topik-topik berikut:

  • Tantangan dan kesempatan yang dihadapi oleh Indonesia Broadband Plan 2015
  • Regulasi pemerintah terbaru dan konsekuensi pertimbangan keuangan
  • Berinvestasi di bidang telekomunikasi, apakah menguntungkan?
  • Keterlibatan pihak swasta kelas dunia dalam Indonesia Broadband Plan
  • Akibat dari isu cyber security bagi publik dan sektor swasta
  • Isu keamanan dan tren dari E-commerce
  • Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pembangunan sistem transportasi terintegrasi

Pembicara utama untuk NBCSS’15 antara lain:

  • Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara
  • Ketua DETIKNAS, Ilham Habibie
  • Ketua MASTEL, Kristiono
  • Penasihat Kementerian Pertahanan untuk Cyber Security, Sylvia W. Sumarlin

Kristiono menambahkan, “Kami yakin bahwa forum dan pameran tahun ini akan mendukung percepatan penerapan Indonesia Broadband Plan dan menempatkan isu cyber security di agenda teratas dari pemerintah, yang akan meningkatkan pertumbuhan bisnis di masa depan. Sangat penting bagi semua pemangku kepentingan untuk turut berkontribusi dalam masa depan Indonesia yang terkoneksi.”

Pameran ini juga menampilkan solusi komunikasi terkini yang memiliki peran yang sangat penting bagi masa depan Indonesia Broadband Plan seperti: Telkom Indonesia, Konexindo, DTC Netconnect, ACE Shanghai, ATSI and TEEMA.

Tentang Indonesia Infrastructure Week 2015

Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2015 merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh PT. Infrastructure Asia berkolaborasi dengan beberapa mitranya. Tahun ini, IIW akan diselenggarakan di Jakarta Convention Centre pada tanggal 4-6 November dan akan memiliki agenda pameran dan dialog dari empat sektor industri utama:

  • Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2015, diselenggarakan oleh KADIN
  • Konstruksi Indonesia (KI) 2015, diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  • Airports and Aviation Indonesia (AAI) 2015, diselenggarakan oleh Masyarakat Transportasi Indonesia
  • Connect Expo Comm Indonesia (CECI) 2015, diselenggarakan oleh Masyarakat Telematika Indonesia

Pengunjung yang hadir di masing-masing acara akan mendapatkan akses di keempat acara dan dapat berpartisipasi di pertemuan dengan para buyer untuk menambah kontak bisnis.

Untuk informasi lebih lanjut tentang IIW 2015, kunjungi: www.indonesiainfrastructureweek.com

(Visited 91 times, 1 visits today)

Share artikel ini melalui:
Share on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Share on LinkedIn0Email this to someone

About the Author

Joko Nurjadi
Joko Nurjadi

... just another name and form.

Latest
 
 

Read more:
Sensor

Pernah membayangkan sebuah dunia tanpa sensor, larangan, pemblokiran, dan sejenisnya? Dunia seperti itu mungkin ada, yaitu dunia seluas kamar pribadi...

Close